Explorasi Gua Ngeleng

Gua Ngeleng merupakan tipikal gua berair dan mempunyai dua entrance (mulut gua), entarance horisontal terletak pada titik downline yang pada saat musim hujan menjadi sungai musiman dan cukup membahayakan bagi penelusuran gua dikarenakan sungai ini mempunyai kasment area yang cukup luas. Sedangkan entrance yang vertical merupakan entrance yang colapseĀ (runtuhan). Luas entrance ini sekitar 25 X 20 M dan kedalaman sekitar 90 M.

Explorasi kali ini kami lakukan pada tanggal 8-9 November 2015 di salah satu Desa di kecamatan Paliyan, Gunung Kidul. Target awal dari explorasi kali ini yaitu: Pemetaan, Pengukuran Debit Air. Explorasi ini melibatkan 12 orang personil dari berbagai komunitas penelusur gua. Yaitu, 1 Personil dari MAYAPALA (STMIK AMIKOM Yogyakarta), 2 Personil dari Pangea Rescuer (UPN), 4 personil dari MAPALISTA (AKPRIND), 4 personil dari Satu Bumi (FT UGM), dan 1 personil dari ASC.

Dihari pertama tim di bagi menjadi 2. Tim pertama difokuskan pada pemetaan lorong gua. lalu tim kedua difokuskan pada pengukuran debit dan genang air. Dihari kedua tim terbagi menjadi 3 tim, tim pertama masih melanjutkan pemetaan, tim kedua melakukan pemetaan karena gua ngeleng ini mempunyai lorong gua yang bertingkat, dan tim ketiga difokuskan untuk mencari titik gua selanjutnya di bagian timur gua ngeleng serta memantau cuaca.

Hasil dari Explorasi Gua Ngeleng.

Pemetaan berhasil mengumpulkan 52 stasiun dalam grade 4B (BCRA), dan pengukuran debit air pada awalnya hanya mengukur kolam penampungan air dalam gua. Lalu tim ketiga juga mendapatkan beberapa gua di sebelah timur Gua Ngeleng ini.

1. Entrance Vertical

Entrance Vertical Gua Ngeleng

2. Pengukuran Kolam penampungan

Pengukuran Kolam penampungan gua ngeleng

3. pengukuran lorong gua

pengukuran lorong gua ngeleng

4. salah satu lorong yang sempit dan di penuhi genangan Air

salah satu lorong yang sempit dan di penuhi genangan Air

Husain.M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *